Minggu, 01 Oktober 2017
Apa itu Pil PCC
Pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol) tengah menjadi buah bibir karena telah menelan satu korban jiwa serta puluhan korban lain yang tergeletak di rumah sakit di Sulawesi. Mirisnya, penyalahgunaan obat ini justru banyak di kalangan pelajar
Sebenarnya, apa itu pil PCC?
Ini adalah campuran obat yang terdiri atas paracetamol, caffeine, dan carisoprodol. PCC bekerja menghambat sinyal nyeri dari tulang belakang dan otak.
Campuran paracetamol dan caffeine telah banyak diketahui dan diperjualbelikan secara bebas untuk meredakan nyeri. Keduanya tidak berpotensi menimbulkan bahaya yang serius, atau tidak termasuk dalam kategori obat keras.
Sedangkan carisoprodol merupakan muscle relaxant yang digunakan untuk meredakan rasa tidak nyaman akibat nyeri akut muskuloskeletal pada orang dewasa. Obat ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang lama. Biasanya dokter hanya menyarankan dua hingga tiga minggu pemakaian
Pil PCC termasuk obat keras yang tidak diperjualbelikan secara bebas. Artinya, Anda memerlukan izin serta resep dokter.
Carisoprodol banyak disalahgunakan untuk drug abuse, kejahatan, dan hal lainnya. Penyalahgunaan carisoprodol menimbulkan risiko overdosis yang dapat menyebabkan hipotensi, kejang, halusinasi, gangguan kesadaran atau koma, depresi nafas dan sistem saraf pusat, serta kematian.
Sebenarnya, apa itu pil PCC?
Ini adalah campuran obat yang terdiri atas paracetamol, caffeine, dan carisoprodol. PCC bekerja menghambat sinyal nyeri dari tulang belakang dan otak.
Campuran paracetamol dan caffeine telah banyak diketahui dan diperjualbelikan secara bebas untuk meredakan nyeri. Keduanya tidak berpotensi menimbulkan bahaya yang serius, atau tidak termasuk dalam kategori obat keras.
Sedangkan carisoprodol merupakan muscle relaxant yang digunakan untuk meredakan rasa tidak nyaman akibat nyeri akut muskuloskeletal pada orang dewasa. Obat ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang lama. Biasanya dokter hanya menyarankan dua hingga tiga minggu pemakaian
Pil PCC termasuk obat keras yang tidak diperjualbelikan secara bebas. Artinya, Anda memerlukan izin serta resep dokter.
Carisoprodol banyak disalahgunakan untuk drug abuse, kejahatan, dan hal lainnya. Penyalahgunaan carisoprodol menimbulkan risiko overdosis yang dapat menyebabkan hipotensi, kejang, halusinasi, gangguan kesadaran atau koma, depresi nafas dan sistem saraf pusat, serta kematian.
Minggu, 12 Oktober 2014
manfaat daun bawang
Merdeka.com - Daun bawang banyak ditemukan sebagai bahan pelengkap dari sebuah masakan. Bahkan banyak yang menggunakan daun bawang sebagai penghias suatu masakan.
Namun tahukah Anda bahwa daun bawang juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh? Seperti dilansir dari magforwomen.com, daun bawang bermanfaat untuk peningkatan kesehatan kulit, rambut, pencernaan, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Selain manfaat tersebut, berikut adalah manfaat lain dari daun bawang untuk kesehatan.
Sumber zat besi
Kandungan zat besi yang ada di dalam daun bawang baik untuk menjaga kesehatan sel-sel darah merah, meningkatkan kesehatan hemoglobin, dan mampu memperkuat sel jaringan di tubuh.
Memiliki kandungan serat yang baik
Tingginya kandungan serat yang ada di dalam daun bawang baik untuk kesehatan pencernaan Anda. Serat juga baik untuk mencegah Anda dari resiko sembelit.
Tinggi akan kalium
Siapa yang menyangka bahwa daun bawang juga tinggi akan kalium? Kalium bermanfaat untuk mengatur kadar cairan tubuh, mengurangi masalah jantung, dan mencegah kram otot.
Baik untuk kesehatan jantung
Suatu senyawa bernama cycloaliin yang ditemukan di dalam daun bawang bermanfaat untuk melindungi jantung Anda dari berbagai macam penyakit. Senyawa ini juga berfungsi untuk mengencerkan darah dan mengurangi resiko penyakit aterosklerosis.
Mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Daun bawang yang sering ditambahkan dalam sup bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah tubuh Anda dari pilek, demam, dan flu.
Rendah kalori
Daun bawang merupakan termasuk jenis sayur-sayuran, sehingga daun bawang rendah akan kalori.
Tinggi akan anti oksidan
Daun bawang memiliki zat anti oksidan yang bernama quercetin dan kemferfol yang baik baik untuk kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Memiliki sifat anti diabetes
Daun bawang mengandung phyto-kimia yaitu allium dan alil disulfida yang memiliki sifat anti diabetes. Zat ini membantu mencegah degradasi insulin dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme glukosa.
Baik digunakan untuk mengobati cacingan
Apabila buah hati Anda menderita cacingan, jangan ragu untuk memberikan daun bawang sebab daun bawang mampu digunakan untuk mengobati cacingan.
Mampu mengobati infeksi
Daun bawang memiliki sifat anti bakteri, anti jamur, dan anti virus sehingga baik untuk mengobati infeksi dan luka yang ada di dalam tubuh.
Ternyata di balik bentuknya yang kecil, daun bawang menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Jadi jangan buang daun bawang yang ada di dalam suatu masakan!
Namun tahukah Anda bahwa daun bawang juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh? Seperti dilansir dari magforwomen.com, daun bawang bermanfaat untuk peningkatan kesehatan kulit, rambut, pencernaan, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Selain manfaat tersebut, berikut adalah manfaat lain dari daun bawang untuk kesehatan.
Sumber zat besi
Kandungan zat besi yang ada di dalam daun bawang baik untuk menjaga kesehatan sel-sel darah merah, meningkatkan kesehatan hemoglobin, dan mampu memperkuat sel jaringan di tubuh.
Memiliki kandungan serat yang baik
Tingginya kandungan serat yang ada di dalam daun bawang baik untuk kesehatan pencernaan Anda. Serat juga baik untuk mencegah Anda dari resiko sembelit.
Tinggi akan kalium
Siapa yang menyangka bahwa daun bawang juga tinggi akan kalium? Kalium bermanfaat untuk mengatur kadar cairan tubuh, mengurangi masalah jantung, dan mencegah kram otot.
Baik untuk kesehatan jantung
Suatu senyawa bernama cycloaliin yang ditemukan di dalam daun bawang bermanfaat untuk melindungi jantung Anda dari berbagai macam penyakit. Senyawa ini juga berfungsi untuk mengencerkan darah dan mengurangi resiko penyakit aterosklerosis.
Mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Daun bawang yang sering ditambahkan dalam sup bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah tubuh Anda dari pilek, demam, dan flu.
Rendah kalori
Daun bawang merupakan termasuk jenis sayur-sayuran, sehingga daun bawang rendah akan kalori.
Tinggi akan anti oksidan
Daun bawang memiliki zat anti oksidan yang bernama quercetin dan kemferfol yang baik baik untuk kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Memiliki sifat anti diabetes
Daun bawang mengandung phyto-kimia yaitu allium dan alil disulfida yang memiliki sifat anti diabetes. Zat ini membantu mencegah degradasi insulin dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme glukosa.
Baik digunakan untuk mengobati cacingan
Apabila buah hati Anda menderita cacingan, jangan ragu untuk memberikan daun bawang sebab daun bawang mampu digunakan untuk mengobati cacingan.
Mampu mengobati infeksi
Daun bawang memiliki sifat anti bakteri, anti jamur, dan anti virus sehingga baik untuk mengobati infeksi dan luka yang ada di dalam tubuh.
Ternyata di balik bentuknya yang kecil, daun bawang menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Jadi jangan buang daun bawang yang ada di dalam suatu masakan!
Selasa, 28 Agustus 2012
Narkoba dalam Pandangan Kesehatan
Sebagian besar masyarakat sudah tahu bagaimana dampak buruk narkoba terhadap kesehatan melalui berbagai penyuluhan di berbagai media cetak. Akan tetapi tetap saja ada kasus yang muncul bahkan beberapa tokoh masyarakat pun ikut menjadi korbannya. Padahal sebagian besar pengguna narkoba tahu dampak buruk narkoba baik sebelum menggunakannya maupun setelah kecanduan. Sebagai seorang muslim, jangan sampai kita menghancurkan kehidupan kita di dunia yang hanya sebentar ini dengan narkoba. Sehingga merana di dunia dan di siksa pedih lagi di akhirat. Allah Ta’ala berfirman,
وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” [QS. Al-Baqarah: 195]
Dan untuk lebih memudahkan dalam tulisan ini, kami akan membuat seperti semacam ringkasan ringan .
Apa itu narkoba?
- Narkoba adalah singkatan Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya
- Istilah lainnya adalah Napza [Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif]. Istilah ini banyak dipakai oleh para praktisi kesehatan dan rehabilitasi.
- Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa,mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
- Narkotika lebih berbahaya dan pemakai narkotika sulit untuk melepaskan ketergantungannya karena:
- Memiliki daya adiksi (ketagihan) yang sangat berat
- Memiliki daya toleran (penyesuaian)
- Memiliki dan daya habitual (kebiasaan) yang sangat tinggi
- Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Lebih sering digunakan oleh dokter untuk mengobati gangguan jiwa
- Bahan adiktif lainnya adalah zat atau bahan lain bukan narkotika dan psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan. [UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika] bahan ini merupakan bisa mengarahkan atau sebagai jalan adiksi terhadap narkotika.
Macam-macam narkoba
A. Narkotika
1.Narkotika Golongan I
-narkotika yang paling berbahaya dengan daya adiktif yang sangat tinggi
-contohnya: ganja, heroin,kokain, morfin, opium
2. Narkotika Golongan II
-memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian.
-Contoh: benzetidin, betametadol, petidin dan turunannya
3. Narkotika Golongan III
-memiliki daya adiktif atau potensi ketergantungan ringan dan dapat dipergunakan untuk terapi atau pengobatan dan penelitian.
-contohnya: kodein dan turunannya, metadon, naltrexon dan sebagainya.
1.Narkotika Golongan I
-narkotika yang paling berbahaya dengan daya adiktif yang sangat tinggi
-contohnya: ganja, heroin,kokain, morfin, opium
2. Narkotika Golongan II
-memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian.
-Contoh: benzetidin, betametadol, petidin dan turunannya
3. Narkotika Golongan III
-memiliki daya adiktif atau potensi ketergantungan ringan dan dapat dipergunakan untuk terapi atau pengobatan dan penelitian.
-contohnya: kodein dan turunannya, metadon, naltrexon dan sebagainya.
B. Psikotropika
1. Golongan I
-daya adiktifnya yang sangat kuat, dilarang digunakan untuk terapi dan hanya untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan
-contohnya: MDMA/ekstasi, LSD dan STP. MDMA / Ecstasy LSD (Lysergic Acid Diethylamide)
2. Golongan II
-daya adiktifnya kuat, akan tetapi berguna untuk pengobatan dan penelitian
-contohnya: amfetamin, metilfenidat atau ritalin.
3. Golongan III
-daya adiksinya sedang dan berguna untuk pengobatan dan penelitian
Contohnya: lumibal, buprenorsina, pentobarbital, Flunitrazepam
4. Golongan IV
-daya adiktifnya ringan serta berguna untuk pengobatan
-contohnya: nitrazepam (BK,mogadon, dumolid), diazepamdan
1. Golongan I
-daya adiktifnya yang sangat kuat, dilarang digunakan untuk terapi dan hanya untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan
-contohnya: MDMA/ekstasi, LSD dan STP. MDMA / Ecstasy LSD (Lysergic Acid Diethylamide)
2. Golongan II
-daya adiktifnya kuat, akan tetapi berguna untuk pengobatan dan penelitian
-contohnya: amfetamin, metilfenidat atau ritalin.
3. Golongan III
-daya adiksinya sedang dan berguna untuk pengobatan dan penelitian
Contohnya: lumibal, buprenorsina, pentobarbital, Flunitrazepam
4. Golongan IV
-daya adiktifnya ringan serta berguna untuk pengobatan
-contohnya: nitrazepam (BK,mogadon, dumolid), diazepamdan
C. Bahan Adiktif
Contohnya: Rokok, alcohol, thinner, lem kayu, penghapus cair, aseton, cat, bensin dan lain sebagainya.
Contohnya: Rokok, alcohol, thinner, lem kayu, penghapus cair, aseton, cat, bensin dan lain sebagainya.
Dampak narkoba terhadap kesehatan
Pengaruh narkoba secara umum ada tiga:
1. Depresan
-menekan ataumemperlambat fungsi systemsaraf pusat sehingga dapat mengurangi aktivitas fungsional tubuh.
-dapat membuat pemakai merasa tenang, memberikan rasa melambung tinggi, member rasa bahagia dan bahkanmembuatnya tertidur atau tidak sadarkan diri
2. Stimulan
-merangsang systemsaraf pusat danmeningkatkan kegairahan (segar dan bersemangat) dan kesadaran.
-Obat ini dapat bekerja mengurangi rasa kantuk karena lelah, mengurangi nafsu makan, mempercepat detak jantung, tekanan darah dan pernafasan.
3. Halusinogen
-dapat mengubah rangsangan indera yang jelas serta merubah perasaan dan pikiran sehingga menimbulkan kesan palsu atau halusinasi.
1. Depresan
-menekan ataumemperlambat fungsi systemsaraf pusat sehingga dapat mengurangi aktivitas fungsional tubuh.
-dapat membuat pemakai merasa tenang, memberikan rasa melambung tinggi, member rasa bahagia dan bahkanmembuatnya tertidur atau tidak sadarkan diri
2. Stimulan
-merangsang systemsaraf pusat danmeningkatkan kegairahan (segar dan bersemangat) dan kesadaran.
-Obat ini dapat bekerja mengurangi rasa kantuk karena lelah, mengurangi nafsu makan, mempercepat detak jantung, tekanan darah dan pernafasan.
3. Halusinogen
-dapat mengubah rangsangan indera yang jelas serta merubah perasaan dan pikiran sehingga menimbulkan kesan palsu atau halusinasi.
Keluhan umum bagi kesehatan badan:
-Terganggunya fungsi otak
-Daya ingat, menurun
-sulit berkonsentrasi;
-Suka berkhayal;
-Intoksikasi (keracunan)
-Overdosis
-Gejala Putus Zat
-Gangguan perilaku/mental-sosial
-Terganggunya fungsi otak
-Daya ingat, menurun
-sulit berkonsentrasi;
-Suka berkhayal;
-Intoksikasi (keracunan)
-Overdosis
-Gejala Putus Zat
-Gangguan perilaku/mental-sosial
Keluhan khusus bagi kesehatan badan:
-berat badan turun drastis
-mata terlihat cekung dan merah
-muka pucat
-bibir kehitam-hitaman
-buang air besar dan kecil kurang lancar
-sakit perut tiba-tiba
-batuk dan pilek berkepanjangan
-sering menguap
-mengaluarkan keringat berlebihan
-Mengalami nyeri kepala
-berat badan turun drastis
-mata terlihat cekung dan merah
-muka pucat
-bibir kehitam-hitaman
-buang air besar dan kecil kurang lancar
-sakit perut tiba-tiba
-batuk dan pilek berkepanjangan
-sering menguap
-mengaluarkan keringat berlebihan
-Mengalami nyeri kepala
Setiap bahan narkoba mempunyai gejala-gejala khsusus masing-masing:
A. Opiat (heroin, morfin, ganja)
- perasaan senang dan bahagia
- acuh tak acuh (apati)
- malas bergerak
- mengantuk
- rasa mual
- bicara cadel
- pupil mata mengecil (melebar jika overdosis)
- gangguan perhatian/daya ingat
B. Ganja
- rasa senang dan bahagia
- santai dan lemah
- acuh tak acuh
- mata merah
- nafsu makan meningkat
- mulut kering
- pengendalian diri kurang
- sering menguap/ngantuk
- kurang konsentrasi
- depresi
C. Amfetamin (shabu, ekstasi)
- kewaspadaan meningkat
- bergairah
- rasa senang, bahagia
- pupil mata melebar
- denyut nadi dan tekanan darah meningkat
- sukar tidur/ insomnia
- hilang nafsu makan
D. Kokain
- denyut jantung cepat
- agitasi psikomotor/gelisah
- euforia/rasa gembira berlebihan
- rasa harga diri meningkat
- banyak bicara
- kewaspadaan meningkat
- kejang
- pupil (manik mata) melebar
- tekanan darah meningkat
- berkeringat/rasa dingin
- mual/muntah
- mudah berkelahi
- psikosis
- perdarahan darah otak
- penyumbatan pembuluh darah
- nystagmus horisontal/mata bergerak tak terkendali
- distonia (kekakuan otot leher)
E. Alkohol
- bicara cadel
- jalan sempoyongan
- wajah kemerahan
- banyak bicara
- mudah marah
- gangguan pemusatan perhatian
- nafas bau alkohol
F. Benzodiazepin (pil nipam, BK, mogadon)
- bicara cadel
- jalan sempoyongan
- wajah kemerahan
- banyak bicara
- mudah marah
- gangguan pemusatan perhatian
A. Opiat (heroin, morfin, ganja)
- perasaan senang dan bahagia
- acuh tak acuh (apati)
- malas bergerak
- mengantuk
- rasa mual
- bicara cadel
- pupil mata mengecil (melebar jika overdosis)
- gangguan perhatian/daya ingat
B. Ganja
- rasa senang dan bahagia
- santai dan lemah
- acuh tak acuh
- mata merah
- nafsu makan meningkat
- mulut kering
- pengendalian diri kurang
- sering menguap/ngantuk
- kurang konsentrasi
- depresi
C. Amfetamin (shabu, ekstasi)
- kewaspadaan meningkat
- bergairah
- rasa senang, bahagia
- pupil mata melebar
- denyut nadi dan tekanan darah meningkat
- sukar tidur/ insomnia
- hilang nafsu makan
D. Kokain
- denyut jantung cepat
- agitasi psikomotor/gelisah
- euforia/rasa gembira berlebihan
- rasa harga diri meningkat
- banyak bicara
- kewaspadaan meningkat
- kejang
- pupil (manik mata) melebar
- tekanan darah meningkat
- berkeringat/rasa dingin
- mual/muntah
- mudah berkelahi
- psikosis
- perdarahan darah otak
- penyumbatan pembuluh darah
- nystagmus horisontal/mata bergerak tak terkendali
- distonia (kekakuan otot leher)
E. Alkohol
- bicara cadel
- jalan sempoyongan
- wajah kemerahan
- banyak bicara
- mudah marah
- gangguan pemusatan perhatian
- nafas bau alkohol
F. Benzodiazepin (pil nipam, BK, mogadon)
- bicara cadel
- jalan sempoyongan
- wajah kemerahan
- banyak bicara
- mudah marah
- gangguan pemusatan perhatian
Gangguan prilaku dan psikologis:
-malas
-sering melupakan tanggung jawab
-jarang mengerjakan tugas-tugas rutinnya
-menunjukan sikap tidak peduli
-menjauh dari keluarga
-mencuri uang di rumah, sekolah, ataupun tempat pekerjaan
-menggadaikan barang-barang berharga di rumah
-sering menyendiri
-menghabiskan waktu ditempat-tempat sepi dan gelap, seperti di kamar tidur, kloset, gudang, atau kamar mandi
-bersikap manipulatif
-sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan
-sering mengalami mimpi buruk
-malas
-sering melupakan tanggung jawab
-jarang mengerjakan tugas-tugas rutinnya
-menunjukan sikap tidak peduli
-menjauh dari keluarga
-mencuri uang di rumah, sekolah, ataupun tempat pekerjaan
-menggadaikan barang-barang berharga di rumah
-sering menyendiri
-menghabiskan waktu ditempat-tempat sepi dan gelap, seperti di kamar tidur, kloset, gudang, atau kamar mandi
-bersikap manipulatif
-sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan
-sering mengalami mimpi buruk
Overdosis (OD) Narkoba:
-Terjadi apabila tubuh mengabsorbsi obat lebih dari ambang batas kemampuannya (lethal doses)
-akibat proses toleransi tubuh terhadap obat yang terjadi terus menerus
-Gejalanya:
1. Penurunan kesadaran
2. Frekuensi pernafasan kurang dari 12 kali per menit
3. Pupil miosis
4. Riwayat pemakaian morfin atau heroin mempunyai ciri yang khas yakni tanda bekas jarum suntik
-Terjadi apabila tubuh mengabsorbsi obat lebih dari ambang batas kemampuannya (lethal doses)
-akibat proses toleransi tubuh terhadap obat yang terjadi terus menerus
-Gejalanya:
1. Penurunan kesadaran
2. Frekuensi pernafasan kurang dari 12 kali per menit
3. Pupil miosis
4. Riwayat pemakaian morfin atau heroin mempunyai ciri yang khas yakni tanda bekas jarum suntik
Dampak tidak langsung narkoba:
-banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan
-Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik dan bersikap anti sosial.
-Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
-Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi
-Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal..
-Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin
-banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan
-Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik dan bersikap anti sosial.
-Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
-Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi
-Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal..
-Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin
Sumber: rangkuman beberapa artikel di situs resmi Badan Narkotika Nasional www.bnn.go.id dan sumber lainnya.
Dari artikel Narkoba dalam Pandangan Kesehatan — Muslim.Or.Id
Jumat, 23 Desember 2011
Obat nyeri ulu hati
Nyeri ulu hati adalah gejala yang timbul akibat iritasi lambung. Kadang-kadang rasa nyeri tidak pas benar di ulu hati, tetapi agak bergeser ke kiri. Jika parah, nyeri terasa menusuk hingga ke punggung.
Dalam bahasa medis, nyeri ulu hati sering disebut gastritis atau maag. Penyebabnya beragam. Antara lain makanan atau minuman seperti jeruk, mangga muda, atau kopi. Beberapa jenis obat juga dapat memicu nyeri ulu hati, misalnya ibuprofen, piroksikam, deksametason, dll.
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi nyeri ulu hati adalah menghindari makanan, minuman, atau obat-obatan yang menjadi pencetus. Jika belum berhasil, maka perlu minum obat. Nyeri ulu hati biasanya membaik dengan minum antasid, ranitidin, atau omeprazol.
Selain dengan obat-obatan, sarapan teratur, rajin berolahraga, mengelola stres, dan aktifitas positif lainnya, dapat membantu meringankan nyeri ulu hati.
obat HIV/AIDS
HIV, atau human immunodeficiency virus, adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS. Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, yaitu dengan merusak sel CD4 positif (CD4+). Kerusakan sel tersebut akan menyebabkan orang-orang yang terinfeksi HIV rentan mengalami infeksi atau komplikasi oleh penyakit lain.
AIDS merupakan tahap akhir dari infeksi HIV. Orang yang positif HIV, baru dikatakan AIDS jika mereka mengalami satu atau beberapa infeksi oportunistik misalnya pneumonia atau tuberkulosis (TB), dan jumlah sel CD4+ sangat rendah (kurang dari 200 sel/mm3 darah).
Saat pertama kali penyakit HIV/AIDS menyebar, penderitanya hanya bisa bertahan beberapa tahun. Bahkan dikatakan usia harapan hidup lima tahunnya mendekati 0%. Tetapi saat ini, usia harapan hidup dan kualitas hidup penderita HIV/AIDS jauh lebih baik.
Saat sekarang, sudah ada 31 obat HIV atau ARV (obat antiretroviral). Obat-obat tersebut tidak menyembuhkan penyakit HIV atau AIDS. Tetapi hanya menekan jumlah virus, bahkan sampai pada level yang tidak terdeteksi. Virus HIV sendiri tetap bercokol di dalam tubuh.
Akibat dari turunnya jumlah virus, penderita HIV dapat hidup lebih lama dan kualitas hidup lebih baik. Tetapi perlu diingat, bahwa penderita HIV masih dapat menularkan virusnya dan harus tetap minum obat ARV secara teratur selama hidupnya.
Obat-obat HIV terbagi ke dalam 5 golongan besar yaitu :
- Penghambat Reverse Transcriptase (RT). Obat ini mengganggu enzim RT yang berfungsi mengubah materi genetik virus dari RNA menjadi DNA. Contohnya efavirenz, etravirine, nevirapine, abacavir,lamivudine, zidovudine.
- Penghambat Protease. Obat jenis ini mengganggu kerja enzim protease yang berfungsi untuk memproduksi partikel virus yang infeksius. Contohnya, atazanavir, darunavir, fosamprenavir, ritonavir.
- Penghambat Fusi/Entry. Obat ini menghambat virus masuk ke dalam sel manusia yang menjadi targetnya. Contohnya enfuvirtide dan maraviroc.
- Penghambat integrase. Golongan obat ini memblok kerja enzim integrase, yaitu enzim yang mengintegrasikan DNA virus ke DNA manusia. Contohnya raltegravir.
- Kombinasi dari obat-obat di atas.
Dextromethorphan (DMP) bukan Narkoba!
Tahukah Anda bahwa obat batuk dapat digunakan untuk mabuk-mabukan. Setidaknya, inilah yang dilakukan oleh sekelompok pecandu narkoba kurang modal. Mereka mengkonsumsi dextromethorphan jauh di atas ambang batas dosis yang diizinkan. Hasilnya, selain 'fly', sel-sel tubuh mereka akan mengalami keracunan hebat.
Aman Dalam Dosis Terapi
Dextromethorphan atau sering disingkat DMP, adalah obat batuk "over the counter" (OTC) yang disetujui penggunaannya pertama kali pada tahun 1958. OTC artinya dapat dibeli secara bebas, tanpa resep. Walaupun demikian, obat ini hanya boleh dijual di toko obat berizin.
Meskipun ada dalam bentuk murni, DMP biasanya berupa sediaan kombinasi. Artinya, dalam satu tablet, selain DMP juga terdapat obat lain seperti parasetamol (antinyeri antidemam), CTM (antihistamin), psuedoefedrin/fenilpropanolamin (dekongestan), atau guafenesin (eskpektoran).
Manfaat utama DMP adalah menekan batuk akibat iritasi tenggorokan dan saluran napas bronkhial, terutama pada kasus batuk pilek.
Obat ini bekerja sentral, yaitu pada pusat batuk di otak. Caranya dengan menaikkan ambang batas rangsang batuk. Sebagai catatan, beberapa obat batuk lain bekerja langsung di saluran napas.
Untuk mengusir batuk, dosis yang dianjurkan adalah 15 mg sampai 30 mg yang diminum 3 kali sehari. Dengan dosis sebesar ini, DMP relatif aman dan efek samping jarang terjadi.
Overdosis Mematikan!
Penyalahgunaan DMP sering terjadi. Penyebabnya, selain murah, obat ini juga relatif mudah didapat. Bentuk penyalahgunaannya antara lain adalah konsumsi dalam dosis besar (berpuluh-puluh butir) atau mengkonsumsinya bersama alkohol atau narkoba.
Pada keadaan overdosis, terjadi berbagai macam efek samping. Terjadi stimulasi ringan pada konsumsi sebesar 100 - 200 mg; euforia dan halusinasi pada dosis 200 - 400 mg; gangguan penglihatan dan hilangnya koordinasi gerak tubuh pada dosis 300 - 600 mg, dan terjadi sedasi disosiatif (perasaan bahwa jiwa dan raga berpisah) pada dosis 500 - 1500 mg.
Gejala lain yang terjadi akibat overdosis DMP adalah bicara kacau, gangguan berjalan, gampang tersinggung, berkeringat, dan bola mata berputar-putar (nistagmus). Penyalahgunaan sediaan kombinasi malah berefek lebih parah. Komplikasi yang timbul dapat berupa peningkatan tekanan darah karena keracunan pseudoefedrin, kerusakan hati karena keracunan parasetamol, gangguan saraf dan sistim kardiovaskuler akibat keracunan CTM. Alkohol atau narkotika lain yang telan bersama DMP dapat meningkatkan efek keracunan dan bahkan menimbulkan kematian.
Langganan:
Postingan (Atom)


